GARUT – Karangtaruna dan siswa SMAN 30 Garut mendapatkan pembelajaran praktek kimia dari gabungan universitas di Indonesia.
Praktek tersebut dilaksanakan dua hari dari tanggal 1 dan 15 Oktober 2022 yang bertempat di SMAN 30 Garut.
Diantaranya yang terlibat menjadi peserta adalah Karangtaruna dari Desa Cihurip dan Mekarwangi, Kecamatan Cihurip juga pelajar SMAN 30 Garut.
Muhammad Yudistira Azis Dosen Kimia, Kelompok Keilmuan Kimia Analitik Program Studi MIPA ITB menerangkan, peserta sengaja dipilih dari kalangan anak muda karena sebagai agen kreatif atau agen perubahan di desanya.
Hal ini sebagai bentuk regenerasi kepada anak muda agar meningkatkan sumber daya manusia di desa. Sekaligus nantinya para anak muda ini menjadi agen perubahan di desanya.
“ Kegiatan ini adalah bentuk pengabdian masyarakat, kolaborasi dari Universitas di Jawa Barat Banten dan Institut Teknologi Sumatera Lampung. Yang berpartisipasi di sini semua jurusan Kimia,” jelasnya.
Setidaknya ada 6 Universitas yang berkolaborasi dalam praktek ini. Dan tentunya hal tersebut jarang terjadi.
Karena menurut Muhammad Yudistira, jarang terjadi ada beberapa universitas bergabung melaksanakan praktek bersama dalam bentuk pengabdian masyarakat. Oleh sebab itu, kegiatan ini menurutnya patut diapresiasi.
BACA JUGA: Bupati Garut Berharap Ada Pertumbuhan Ekonomi melalui Seni Ketangkasan Adu Domba
Praktek Kimia yang dilaksanakan ini menurut Yudistira merupakan tahun kedua di lokasi yang sama. Ia pun mengharapkan di tahun berikutnya bisa melaksanakan kembali praktek serupa dan melibatkan lebih banyak lagi kalangan.
Dalam praktek kimia ini, banyak pelajaran yang didapat siswa dan Karangtaruna. Diantaranya adalah belajar membuat hand sanitizer, belajar mengidentifikasi air bersih dan air tercemar, belajar membuat sabun, belajar membuat lilin, dan mengolah sampah.
Tentunya dari praktek ini peserta juga diharapkan bisa berwirausaha ke depannya. Mereka bisa praktek sendiri dan menjual produk yang dihasilkannya tersebut.
BACA JUGA: Wakil Bupati Berharap Bisa Rutin Ekspor Produk Tiap 2 Minggu dari Garut
Oleh karena itu menurutnya dalam praktek ini, pihaknya juga mengajarkan akses kemana membeli bahan kimia tersebut dan bagaimana memasarkan produknya. Dan dalam praktek ini yang lebih ditekankan adalah pemasaran secara digital (online).
Guru Kimia SMAN 30 Garut, Dewi sangat mengapresiasi praktek kimia yang dilaksanakan ini.
Pihaknya dalam hal ini melibatkan setidaknya 45 pelajar SMA dari kelas 10 dan 11.
BACA JUGA: Wakil Bupati Garut Berharap Vision Center bisa Tanggulangi Gangguan Mata di Daerahnya
Para siswa menurutnya memberikan respon yang sangat baik dan bisa mencerna apa yang diajarkan dalam praktek kimia sederhana tersebut.
Dewi juga menyebut bahwa apa yang didapat ini sebetulnya juga pernah dipelajari di sekolah. Namun dalam praktek ini para siswa menjadi semakin paham terutama dari sisi prakteknya.(gilang)

