GARUT – Hamzah Sayyidussyuhada, Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Garut mempunyai harapan kepada Ketua Umum KAMMI yang baru nanti.
Saat ini kata Hamzah, KAMMI Garut tengah melaksanakan musyawarah daerah (Musda) ke-9 dalam rangka memilih ketua umum yang baru. Musda sendiri digelar Jumat kemarin (3/6/22) dan direncanakan hingga Minggu (7/6/22).
Siapapun yang terpilih nanti, Hamzah berharap bisa meneruskan estafet kepemimpinan KAMMI dengan baik. Dan diharapkan bisa menuntaskan PR yang selama ini belum sempat tercapai.
” Banyak sekali sebetulnya amanat-amanat yang belum bisa saya tunaikan sebagai Ketua Umum PD KAMMI Garut. Problematika-problematika yang terjadi di Garut selama 2 tahun ke belakang banyak sekali kita tidak berperan di dalamnya,” ujar Hamzah.
Pada akhirnya kata Hamzah, problematika yang ada tersebut tidak bisa terselesaikan dengan komprehensif.
Diantara lemahnya penyelesaian masalah di Garut kata Hamzah, selama ini permasalahan itu tidak diselesaikan secara metodelogi ilmiah.
Di sinilah mestinya KAMMI sebagai kalangan akademisi dapat berperan menyelesaikan permasalahan di Garut dengan metodelogi ilmiah.
” Maka rekan-rekan penerus saya, tolong setiap kegiatan setiap masalah yang terjadi di Garut, berperan lah aktif dan jadilah yang pertama dan memberikan solusi ke masyarakat,” ujarnya.
” jangan sampai masyarakat terlantar begitu saja yang pada akhirnya diselesaikan oleh pemerintah yang hanya berdasarkan anggaran saja,” tambahnya.
BACA JUGA: Banyak Terpapar DBD, Dinkes Garut Lakukan Fogging di Kampung Cijelereun
Apalagi kata Hamzah, Gubernur Jawa Barat, kerap menyinggung soal sinergi pentahelix dalam pembangunan. Dimana salah satu unsur pentahelix itu merupakan kalangan akademisi.
BACA JUGA: Pemkab Garut Lakukan Gerakan Besar Mendata Stunting dan Mengobati Penderita
Namun pada faktanya, setiap permasalahan jarang sekali melibatkan kalangan akademisi. (gilang)

