Site icon Bircunews

Kades Sukaresmi Bantah Video Viral di Medsos, Warganya Disebut Ditelantarkan

GARUT – Kades Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Apep Karom Lutfi, memberikan klarifikasi mengenai video viral yang beredar luas di medsos.

Dikabarkan dalam video di medsos itu bahwa ada warganya yang ditelantarkan oleh pihak keluarganya, yaitu atas nama mak Piah.

Kades sangat meyayangkan pihak yang mengunggah video di medsos instagram dan tiktok tersebut karena tidak melakukan konfirmasi kepada pemerintah setempat. Sehingga berita yang beredar sepihak dan tidak bisa dipertanggung jawabkan.

” Saya Kepala Desa Sukaresmi setelah melihat video yang viral bahkan menjadi atensi bapak Camat bapak Kadis Sosial, bapak Bupti Garut, dalam kesempatan ini mungkin rekan bapak juga sudah konfirmasi ke pihak keluarga, bapak RT dan keluarganya, menyatakan itu tidak benar,” ujar Kades, Jumat 23 September 2022.

” Maka dalam hal ini saya selaku kepala desa Sukaresmi sangat mengharapkan berita itu jangan terlalu tendensius atau membuat suatu keluarga dan kampung merasa dirugikan,” tambahnya.

” Kami dari sini kepala Desa Sukaresmi mengimbau kepada rekan yang memviralkan video tersebut kiranya anda bijak dalam bermedsos. Artinya apa salahya kalau ketika kofirmasi ke lapangan bersama pemerintah setempat paling bawah, desa, kemudian lembaga kemasyarakatan. Intinya masyaark di kampung itu, anda harus tahu ada bapak RW ada bapak RT,” ujarnya.

Akibat viralnya berita tersebut, pihak keluarga mendapatkan bulian dari warga setempat dan pengguna medsos.

Hal ini kata Kades, sangat merugikan pihak keluarga dan pemerintah setempat.

“Ketika anda memviralkan apakah anda tidak sadar anaknya di-bully sampai bahasa-bahasa yang kurang etis itu sumpah serapah menimpa bapak Undang ibu Ida yang mereka itu rasanya telah maksimal mengurus ibunya,” terang Kades.

“Cuma dalam satu sisi keteledoran kita sebagai manusia biasa saya juga menyadari mungkin anaknya kurang optimal., Saya mengimbau juga ke anaknya mungkin dengan peristiwa ini diambil hikmahnya,” tambah Kades.

Kades sendiri memastikan bahwa mak Piah sudah mendapatkan bantuan sosial BLT Dana Desa. Mak Piah sudah mendapatkan dua putaran dan pada tahun ini mak Piah sudah mendapatkan 6 kali BLT Dana Desa.

” alhamdulilah mak Piah itu masuk pada penerima manfaat dari bantuan langsung tunai desa BLT DD. Bisa ditanyakan langsung ke pihak keluarga. Alhamdulillah mak Piah sudah dapat dua putaran, sudah dapat 6 kali bagian di tahun ini. Itu, diperuntukkan bagi yang tua dan juga agak kurang sehat,” tutupnya.

Sementara itu Mumad, Ketua RT di Kampung Negla juga membantah berita yang viral itu. Bahkan dia secara pribadi merasa keberatan dengan berita tersebut.

Pelaku sendiri kemarin hanya datang minta izin untuk membawa mak Piah berobat. Namun rupanya pelaku juga memviralkan berita yang tidak benar dan sepihak.

“Tidak benar, sebetulnya berita itu tidak benar. Saya selaku RT nya. Cuma diminta izin kemarin itu untuk berobat tapi tidak ada izin untuk midio atau wawancra. Kalau tahu ada video seperti itu tidak saya kasih izin,” katanya.

Karena ada yang lebih berhak memberkan keterangan yaitu pihak keluarganya. (gilang)

Bircunews

Kami Bircunews.com adalah perusahaan media. memberikan informasi berimbang, informatif, edukatif dan berpedoman terhadap undang-undang pers no 40 tahun 1999. Hubungi Kontak Kami untuk Iklan dan Pengaduan Keredaksian di Kontak WA: 082.295.693.903

Exit mobile version