GARUT – Kades Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, H Ayi Sutisna, pada hari ini menggerakkan gotong royong warga membangun rumah warganya bernama Dede.
Salah seorang warganya yang bernama Dede, rumahnya dibangun secara gotong royong, oleh kades bersama warga.
Rumah Dede diketahui kondisinya sudah lapuk, sehingga beberapa waktu lalu Dede sengaja merorobohkan rumahnya itu.
Dede khawatir rumahnya roboh tiba-tiba sehingga Ia inisiatif merobohkannya.
Nah pada hari ini Kades pun turut membantu membangun rumah Dede tersebut. Kades menggalang donasi kepada para agnia setempat.
Akhirnya hari ini terlaksana pembngunan tersebut. Kades juga tampak turun ke lokasi.
Namun demikian, sebelumnya kades sempat merasa berang atas isu miring yang beredar. Kades dituding menelantarkan warganya tersebut.
Dikabarkan bahwa Dede rumahnya ambruk dan terlantar di sebuah mushola.
Kades pun merasa sangat kecewa atas kabar miring tersebut. Padahal faktanya rumah Dede bukan roboh, melainkan sengaja dirobohkan.
Dan Dede sendiri memang sementara rumahnya belum dibangun tinggal di mushola.
“ Itu saya sangat keecewa sekali ada berita ditelantarkan,” kata Kades Pasirwangi Ayi Sutisna.
Ayi sendiri menjelaskan bahwa pada tahun 2019, rumah Dede ini pernah diusulkan akan dibangun melalui rutilahu. Namun kendalanya rumah itu kepemilikannya masih bersama dengan saudara Dede.
Hal itu menjadi hambatan karena bantuan rutilahu itu syaratnya harus rumah milik pribadi. Bukan rumah warisan atau rumah bersama.
Nah di tahun 2021 pun kembali akan dibangun. Namun masih saja terkendala soal tanah. Karena tanahnya masih belum dibagi waris.
Hal itu juga menjadi syarat. Bahwa tanah harus milik pribadi bukan tanah warisan.
Sehingga, pembangunan rumah Dede ini terhambat dan tidak bisa direalisasikan.
Padahal desa sendiri sudah memiliki kepedulian terhadap warganya tersebut dan sudah berusaha membantu.
Nah akhirnya atas kejadian sekarang ini, Kades memutuskan membantu membangun rumah tersebut melalui dana swadaya. Kades menyumbang sejumlah material bangunan, ditambah juga sumbangan dari para agnia.
Dan peletakan batu pertama sudah direalisasikan hari ini Minggu 20 November 2022. Kades bersama muspika dan segenap masyarakat gotong royong membantu.
Pernyataan kades ini dibenarkan oleh Dede pemilik rumah tersebut. Bahwasanya rumahnya itu bukanlah roboh namun sengaja dirobohkan.
Hal itu berdasarkan dorongan adiknya karena melihat rumah Dede yang sudah lapuk. Nah sementara belum dibangun, Dede pun semsentara tinggal di mushola.(gilang)

