GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut akan segera membentuk satgas penanganan kekeringan, dalam upaya mengantisipasi fenomena terkait Suhu Muka Laut (SML) yang terjadi di Samudera Pasifik, yaitu Fenomena El Nino.
Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan, satgas ini nantinya akan efektif hingga tingkat kecamatan
“Dan saya akan melakukan rapat melalui zoom diikuti oleh beberapa desa atau kepala desa yang masuk dalam peta kekeringan tingkat 1 dan 2,” ucap Bupati Garut, saat memimpin apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda), Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (19/6/2023).
baca juga: Disparbud Garut Latih 40 Pemandu Keselamatan Wisata Tirta
Rudy Gunawan menjelaskan, kekeringan tingkat 1 dan 2 adalah tingkat kekeringan yang ekstrim, di mana masalah kekeringan ini merupakan hal yang menyangkut kemanusiaan terutama dalam penyediaan air bersih.
baca juga: H.Rukman Aji Kades Sukaresmi, Pertama Masuk Kerja Gerakkan Karang Taruna
Pemkab Garut juga akan segera melakukan langkah-langkah untuk bisa memberikan perlindungan, terutama untuk kebutuhan air dalam kepentingan rumah tangga.
baca juga: Wakil Bupati Garut Sebut Indonesia Diperkirakan Akan Memimpin Dunia di Tahun 2040
“Kalau untuk kepentingan produksi, saya kira sudah tidak lagi di daerah 1 (dan) 2, tapi kalau untuk produksi mungkin kita lakukan di daerah zona 4 dan zona 5,” tandasnya.

