GARUT – Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) menggelar fashion show raksukan sunda (pakaian sunda) sebagai bagian dari rangkaian Festival Kabuyutan Garut di Gedung Art Center yang beralamat di Jln. Proklamasi, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu 3 Desember 2023.
Ketua DKKG, Irwan Hendarsyah menjelaskan, fashion show ini melibatkan peserta dari kalangan pelajar, anak kecil, remaja dan dewasa.
Dalam fashion show ini, para peserta diwajibkan menggunakan raksukan sunda (pakaian sunda) baik untuk peserta wanita maupun pria. Diantaranya menggunakan kebaya sunda maupun burkat sunda untuk peserta wanita.
Tujuan dari fashion show raksukan sunda ini menurut Irwan, adalah untuk flashback ke masa lalu betapa Sunda itu kaya dengan aneka ragam atau khasanah budaya, termasuk raksukan sunda.
Terlebih lagi kata Irwan, kebaya itu sudah tercatat di Unesco sebagai warisan budaya dari Indonesia. Dan oleh karena itu warga Indonesia harus bangga menggunakan kebaya.
Selain itu kata Irwan, Festival Kabuyutan ini juga sebagai bentuk implementasi dan komitmen Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut terhadap Undang-undang Pemajuan Kebudayaan Nomor 5 tahun 2017.
” Kami berkewajiban memelihara nilai budi pekerti melalui budaya, karena budaya merupakan salah satu cipta karsa manusia yang wajib kita ikuit, kita pahami dan kita mesti mengikuti tatanan dan tuntunan agar hidup lebih tahu, hidup mengerti dan hidup paham akan sesuatu hal. Hal kebijakan dan kebajikan,” ujarnya.
” Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut dalam hal ini bekerja sama dengan BPIP serta Makara Art Center didukung penuh Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut mengadakan Festival Kabuyutan ini,” sambungnya.
Acara ini digelar tiga hari. Diantaranya hari pertama diisi dengan anjangsana budaya ke Situs Ciburuy, kemudian hari kedua dengan beberapa kegiatan seperti festival tematik pencak silat, saresehan budaya, pameran, museum, seni lukis, bazar, dan edukasi kebudayaan. Kemudian hari ketiga diisi dengan fashion show raksukan sunda.
Selain itu Festival Kabuyutan ini juga dalam rangka milangkala (HUT) kelima DKKG sekaligus juga sebagai bentuk persembahan satu dasawarsa kepemimpinan bupati wakil bupati Garut, Rudy-Helmi.
Ketua Komunitas Wanita Hebat Garut (Wahegar) Susi Sabion, dalam fashion show ini juga mengikutsertakan beberapa anggotanya, termasuk dirinya.
Susi Sabion mengapresiasi fashion show yang digelar DKKG tersebut sebagai upaya melestarikan pakaian sunda berupa burkat sunda maupun kebaya.
” Kegiatan ini bagus, mengapresiasi banget, bahwa Wahegar juga selaku wanita hebat Garut yang mempelopori kewanitaan ada di tengah-tengah masyarakat dengan memberikan sesuatu untuk mengajak yang di luar sana untuk selalu membudayakan burkat sunda. Karena ini ciri khas budaya sunda. Oleh siapa lagi dimumule kalau bukan oleh kita selaku orang sunda,” ujarnya.
” Dan ini suatu motivasi bahwa dengan berkebaya itu ciri khas wanita sunda. Dengan cantik alami dan itulah Indonesia, dengan keanekaragamannya,” ujarnya.
Selain itu Susi juga berharap, pakaian sunda ini tidak hanya dihidupkan di kalangan aparatur sipil negara (ASN) saja di tiap hari kamis. Namun masyarakat umum juga harus memakai kebaya dalam tiap kesempatan.
Ketika ditanya siapa dari anggotanya yang paling keren, Susi menjelaskan bahwa semua anggotanya cantik. Karena pada dasarnya wanita itu cantik namun yang membedakan adalah attitude-nya dan sejauh mana dia bermanfaat bagi orang lain.
” Semua keren, karena pada dasarnya semua wanita itu cantik ber-inner beauty, tergantung kepada attitude kita bagaimana kita bermanfaat kepada orang lain. Karena ini bukan perlombaan tapi bentuk apresiasi buat DKKG dengan partisipasi berarti kita sudah menyupportnya,” ujar Susi.
Ketua Kelompok Sadar Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) Sektor Bayongbong, Biebie Bagja juga menyampaikan apresiasinya terhadap Fashion Show yang dilaksanakan oleh DKKG sebagai bagian dari Festival Kabuyutan.
Ia juga berharap bahwa menggunakan pakaian sunda tidak hanya dihidupkan di kalangan ASN saja, namun bisa dihidupkan di kalangan masyarakat umum.
Dalam kesempatan fashion show ini, Biebie Bagja sendiri berhasil mendapatkan penghargaan untuk kategori ” Peserta Wanita Dewasa paling Favorit”.
Biebie Bagja tampil memukau dan heboh dengan lenggak-lenggoknya dengan pakaian kebaya yang tampak ada sayap. Biebie Bagja pun mendapatkan tepuk tangan paling meriah ketika tampil dalam fashion show tersebut.
Selain itu banyak pula penerima penghargaan untuk kategori lain. Termasuk dalam hal ini juara tiga besar juga mendapatkan hadiah uang pembinaan dari panitia.
Dalam fashion show tersebut, lenggak-lenggok peserta pun tampak memukau walaupun sebagian diantara mereka bukanlah model profesional. Bahkan ada juga peserta pria yang tampil dengan gaya ngabodor (candaan) sehingga berhasil menghibur penonton.

