Garut – Badan Kerja Sama Wanita Islam (BKSWI) Kabupaten Garut menyelenggarakan Musyawarah Cabang ( Muscab ) Ke-Vlll Tahun 2025, betempat di Gedung Lasminingrat jalan Ahmad Yani Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut. Sabtu ( 22/2/2025).
Wabup Garut Hj. Putri Karlina untuk yang pertama kali sebagai Wakil Bupati Garut menghadiri kegiatan organisasi wanita atau sebuah organisasi wanita Islam di Kabupaten Garut.
Putri Karlina juga berkesempatan membuka acara musyawarah tersebut. Musyawarah BKSWI Kabupaten Garut ini juga untuk membentuk kepengurusan dan susunan program-program ke depan.
“Saya ini sebagai Perangkat Pemerintah Daerah akan selalu terbuka dan bekerjasama yang baik di setiap organisasi masyarakat yang memang akan memberikan dampak positif buat masyarakat Kabupaten Garut,” ujar Putri Karlina.
“Dan saya juga sudah menyiapkan hak-hak dan nilai-nilai perempuan di Kabupaten Garut dengan segala dinamika sosialnya, dan kitapun mempunyai peran penting untuk memberikan pelatihan bahwa perempuan itu harus bisa berdaya saing dan juga perempuan itu harus mempunyai nilai mulia di masyarakat banyak,” ujarnya.
Ketua BKSWI Kabupaten Garut Hj.Yati Rosmiyati Damiri mengatakan “Muscab BKSWI Tahun 2025 ini untuk yang ke-Vlll dan baru bisa dilaksanakan pada Tahun 2025 ini karena pada tahun 2019 yang lalu tidak boleh melaksanakan Muscab atau kumpul kumpul,dikarenakan waktu itu tahun 2019 dan tahun 2020 terjadi musibah yang begitu dahsyat sehingga masyarakat dilarang berkrumun atau berkumpul oleh pemerintah,” ujarnya.
Masih lanjut ketua,”Yang seharusnya saya itu habis masa jabatan pada tahun 2019 berhubung tahun itu tidak diperbolehkan ada kegiatan seperti ini dan sudah berdasarkan keputusan dari wilayah, Bahwa saya harus menjabat lagi sampai habis masa jabatan sebagai ketua BKSWI dan baru kali ini bisa melaksanakan kegiatan Muscab seperti ini dan untuk calon ketua saya serahkan pada yang muda muda, karena saya ini sudah tua atau sudah sepuh makanya saya serahkan pada yang lebih muda dan masih semangat untuk jadi calon ketua BKSWI Kabupaten Garut kedepan,” Ujar ketua BKSWI Garut Hj.Yati Rosmiyati.
” Selama saya menjabat jadi ketua BKSWI Kabupaten Garut dari Tahun 2009 s/d 2025 hampir tiga periode lebih saya jadi ketua, hampir rata-rata keluhan masyarakat Garut dari pertama pelecehan seksual, penganiyaan, kekerasan dalam rumah tangga dan masalah bank emok yang meraja lela hampir kesetiap pelosok ( daerah ) padahal program yang paling banyak dilaksanakan terhadap masyarakat Garut yaitu program sosial dan keagamaan yang selalu saya laksanakan,” Ujarnya pula.
” Dan berharap kedepan bagi siapa saja yang terpilih menjadi ketua BKSWI Kabupaten Garut 5 Tahun kedepan. Saya titip harus amanah dan tranparansi dalam bentuk apapun itu dan juga untuk ketua terpilih nanti saya minta harus bijak dalam memutuskan semua permasalahan yang hadapinya tapi mudah mudahan tidak ada masalah yang begitu berat sehingga bisa dimusyawarahkan bersama, sekali lagi saya titip jaga nama baik lembaga untuk menuju Kabupaten Garut yang Lebih Baik, Bermartabat,Maju ,Sejahtera dan Hebat sesuai visi misinya Bupati Garut H.Syakur Amin dan Teh.Hj.Putri Karlina,” pungkasnya. (danang)

