GARUT – Buah sukun selama ini kerap dipandang sebagai pangan tradisional yang sederhana dan identik dengan konsumsi masyarakat pedesaan. Namun, di balik tampilannya yang bersahaja, sukun menyimpan kekayaan gizi yang luar biasa. Sejumlah pakar pangan bahkan mulai mengelompokkan sukun sebagai super food berbasis pangan lokal yang potensial untuk dikembangkan secara luas.
Predikat tersebut bukan sekadar label. Sukun memiliki komposisi nutrisi yang lengkap, menjadikannya sumber energi sekaligus penunjang kesehatan tubuh. Tak heran jika buah ini mulai kembali dilirik di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola makan sehat dan berkelanjutan.
Berikut beberapa alasan mengapa sukun layak disebut sebagai super food.
Sumber Karbohidrat Kompleks yang Mengenyangkan
Sukun kaya akan karbohidrat kompleks yang dilepaskan secara bertahap oleh tubuh. Kandungan ini membuat energi yang dihasilkan lebih tahan lama dan tidak memicu lonjakan gula darah secara drastis, terutama jika sukun diolah dengan cara direbus atau dikukus. Karena itu, sukun cocok dijadikan alternatif pengganti nasi, singkong, maupun kentang.
baca juga: Penjual Bibit Alpukat Berpengalaman di Indonesia, Khadizarah Bibit Siap Pasok ke Berbagai Daerah
Tinggi Serat, Baik untuk Pencernaan
Kandungan serat dalam buah sukun tergolong cukup tinggi. Serat berperan penting dalam melancarkan sistem pencernaan, memberikan rasa kenyang lebih lama, serta membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dan gula darah. Dengan konsumsi yang terukur, sukun relatif aman bagi penderita kolesterol dan diabetes ringan.
Mengandung Protein Nabati
Meski bukan sumber protein utama, sukun memiliki kandungan protein nabati yang lebih tinggi dibandingkan banyak jenis umbi-umbian lainnya. Protein ini berfungsi membantu perbaikan sel tubuh dan menjadi alternatif sumber protein nabati yang terjangkau bagi masyarakat.
Kaya Mineral Penting bagi Tubuh
Buah sukun juga mengandung berbagai mineral esensial, seperti kalium yang berperan dalam menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung, magnesium untuk mendukung fungsi otot dan sistem saraf, serta zat besi yang membantu mencegah anemia.
Bebas Gluten dan Ramah Pencernaan
Keunggulan lain dari sukun adalah sifatnya yang bebas gluten. Hal ini menjadikan sukun aman dikonsumsi oleh penderita intoleransi gluten maupun mereka yang menjalani pola makan gluten-free. Bahkan, tepung sukun kini mulai dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif yang lebih sehat dan mudah dicerna.
Bibit Sukun Tersedia di Garut
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pangan sehat dan ketahanan pangan lokal, kebutuhan akan bibit sukun pun ikut meningkat. Kabar baiknya, bibit sukun kini tersedia di Kabupaten Garut dan siap dibudidayakan.
Salah satu penyedia bibit tersebut adalah Khadizarah Bibit, kios bibit buah-buahan yang berlokasi di Jalan Samarang, Kampung Cijelereun, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Bibit sukun yang disediakan siap tanam dan dapat dikembangkan di berbagai kondisi lahan.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi Khadizarah Bibit melalui WhatsApp di nomor 082 295 693 903.
Dengan kandungan gizi yang tinggi, sifatnya yang ramah kesehatan, serta kemudahan dalam budidaya, sukun tidak hanya layak disebut sebagai super food. Lebih dari itu, sukun berpotensi menjadi solusi pangan sehat berbasis lokal yang menjanjikan untuk masa depan.

