MEDAN – Baskami Ginting, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), mengajak Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) berperan aktif menurunkan angka stunting (gagal tumbuh) pada balita.
Menurut Baskami, BKOW sebagai organisasi yang di dalamnya ada ibu-ibu menjadi modal untuk dapat memberikan peran menurunkan stunting.
“Saya yakin, BKOW memiliki kekuatan besar, karena diisi ibu-ibu hebat yang mampu memberikan pencerahan dan juga kekuatan untuk ibu lainnya, dalam memberantas stunting di daerah ini,” ujar Baskami.
Diketahui, temuan stunting di Sumut relatif tinggi sesuai dengan pemaparan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN). Dengan begitu diperlukan peran semua pihak untuk turun tangan menangani stunting, termasuk dalam hal ini BKOW.
BACA JUGA: Ade Husna Yakin Jika Pemekaran Garut Utara Terealisasi, Akan Jadi Kawasan Industri
Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, BKOW juga dapat bersinergi dengan pemerintah mengajak kaum ibu agar tidak enggan mendatangi posyandu.
Bahkan para ibu juga bisa mengajak anak mereka yang beranjak dewasa untuk menumbuhkan minat baca, sehingga nantinya selain fisik anak menjadi sehat juga diharapkan anak memiliki kecerdasan yang mumpuni.
BACA JUGA: Ketua DPRD Provinsi Sumut Harapkan Peran USI dalam Pengembangan Pariwisata
Senada dengan Baskami, Ketua Umum BKOW Sumut Fahrizar Iskandar Hasibuan menyampaikan, BKOW membawahi sekitar 60 lebih organisasi wanita se-Sumut.
BKOW Sumut, sejak dilantik Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi telah melakukan berbagai kegiatan termasuk dalam menekan angka stunting di Sumut.
“Kami bekerjasama dengan Ikatan Istri Dokter Indonesia, untuk melakukan sosialisasi dan salah satunya di Medan Utara,” jelasnya.
Ke depan, ujar Fahrizar, pihaknya terus melakukan kegiatan serupa agar angka stunting di Sumut menurun. “Kami menyampaikan terimakasih kepada Bapak Ketua yang tak pernah lelah menerima BKOW Sumut di ruang kerja beliau,” ucapnya. (ind)

