GARUT – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar Cisurupan, Kabupaten Garut, memperkuat langkah pencegahan kebakaran menyusul insiden kebakaran yang melanda Pasar Andir beberapa waktu lalu. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kewaspadaan pedagang, pemeriksaan instalasi listrik, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), hingga penguatan pengamanan pasar pada malam hari.
Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) UPT Wilayah XV Disperindag Kabupaten Garut, Wawa Wagiman, mengatakan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan Ikatan Warga Pedagang Pasar (Iwappa) dan petugas keamanan Pasar Cisurupan. Pertemuan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya pencegahan kebakaran dan mengantisipasi berbagai risiko yang dapat terjadi di lingkungan pasar.
” Antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran kita telah melakukan langkah-langkah preventif. Kemarin saya sudah mengundang iwappa atau ikatan warga pedagang di pasar cisurupan, pihak keamanan yang ada di pasar Cisurupan juga rekan-rekan ini untuk saling mengingatkan,” ujarnya.
Salah satu perhatian utama adalah kondisi instalasi listrik di kios-kios pedagang, terutama kabel yang sudah lama digunakan dan berpotensi menimbulkan gangguan. UPT Pasar Cisurupan mengimbau para pedagang untuk memeriksa instalasi listrik secara berkala serta mengganti kabel yang sudah tidak layak. Wawa menyebut, sejumlah pedagang telah melakukan penggantian kabel atas kesadaran sendiri.
” Pertama kita mengimbau kepada para pedagang untuk tetap memperhatikan situasi kondisi kios khususnya terutama kabel-kabel listrik yang sudah lama. Kita mengimbau untuk segera dilakukan pengecekan dan Alhamdulillah sudah beberapa kios yang sudah lama itu sudah diganti dengan kesadaran para pedagang sendiri Alhamdulillah,” ujarnya.
Selain pemeriksaan instalasi listrik, UPT Pasar Cisurupan juga telah menempatkan alat pemadam api ringan (APAR) di sejumlah lorong pasar. Meski demikian, ketersediaan peralatan tersebut masih terbatas sehingga pendistribusiannya dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
“Terus yang kedua pemasangan pemadam kebakaran ringan (apar) sudah di lorong-lorong. Kebetulan apar ya masih terbatas kita bagi bagi,” ujarnya.
Wawa juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan petugas keamanan, terutama pada malam hari. Ronda malam perlu dilaksanakan secara konsisten untuk memantau kondisi lingkungan pasar dan mendeteksi potensi kebakaran sejak dini. Perhatian khusus juga diberikan terhadap penggunaan lilin agar segera dipadamkan setelah tidak digunakan.
” Ketiga kepada pihak keamanan kita mengingatkan untuk senantiasa bersiaga. Yang kemarin untuk senantiasa melakukan ronda malam. Terutama yang menggunakan lilin untuk cepat cepat dipadamkan,” ujarnya. ***

