GARUT — Tumpukan sampah di sepanjang Jalan Pasirwangi, Kabupaten Garut, menjadi sorotan tokoh muda setempat, Muhamad Angling Kusumah, S.M. Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menangani persoalan tersebut, mengingat jalur itu menjadi salah satu akses masyarakat dan wisatawan menuju kawasan wisata Pasirwangi.
Menurut Angling, persoalan sampah tidak hanya mengganggu keindahan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kenyamanan pengguna jalan, kesehatan masyarakat, serta citra pariwisata daerah.
“Pasirwangi memiliki potensi wisata yang perlu dijaga. Jangan sampai keindahan dan daya tariknya justru tercoreng oleh persoalan sampah yang tidak segera ditangani,” demikian inti sorotannya.
Ia menilai kebersihan jalur wisata perlu menjadi perhatian pemerintah, terutama saat kunjungan wisatawan meningkat pada akhir pekan dan musim liburan. Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai penting untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Angling mendorong pemerintah melakukan peninjauan langsung ke lokasi, mengidentifikasi sumber penumpukan sampah, memastikan pengangkutan secara rutin, serta menyediakan sarana penampungan yang memadai. Pengawasan dan edukasi kepada masyarakat juga perlu diperkuat agar persoalan serupa tidak terus berulang.
Menurutnya, penanganan sampah memerlukan koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, instansi yang membidangi lingkungan hidup, pelaku usaha, serta masyarakat. Upaya pembersihan harus disertai sistem pengelolaan yang berkelanjutan agar penumpukan sampah tidak kembali terjadi.
Di sisi lain, Angling mengingatkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat, pedagang, dan wisatawan diharapkan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong di lingkungan sekitar.
Angling berharap persoalan sampah di Jalan Pasirwangi tidak dibiarkan berlarut-larut. Pemerintah diminta segera melakukan pembersihan di titik-titik penumpukan, mengevaluasi sistem pengangkutan, serta memperkuat pengawasan untuk mencegah pembuangan sampah sembarangan.
Ia menilai kebersihan jalur wisata perlu menjadi bagian dari upaya pengembangan pariwisata Kabupaten Garut. Penanganan yang konsisten diharapkan dapat menjaga kenyamanan pengguna jalan, mendukung aktivitas wisata, dan mempertahankan daya tarik Pasirwangi sebagai salah satu kawasan tujuan wisata di Garut.(Gilang)

